Sistem Keamanan Jaringan
Sistem Informasi Manajemen
Sistem Keamanan Jaringan
2. Suatu rancangan yang nantinya akan diimplementasikan untuk melindungi jaringan agar terhindar dari berbagai ancaman dalam jaringan
Sistem Keamanan Jaringan
Sistem
keamanan jaringan adalah suatu sistem yang di gunakan sebagai
pelindung/proteksi terhadap suatu jaringan agar terlindungi dari bergabai
ancaman luar seperti virus yang dapat merusak suatu jaringan tersebut. Tujuan
keamanan jaringan sendiri yaitu memprediksi resiko yang terjadi pada jaringan
komputer dalam bentuk ancaman fisik seperti seseorang yang mencoba/berniat
untuk merusak bagian dari fisik komputer maupun logik seperti pencurian
informasi data atas akun seseorang.
Terdapat
jenis-jenis jaringan keamanan jaringan,yaitu:
1. Autentikasi =
proses sistem operasi,pengenalan peralatan,kegiatan,aplikasi dan identitas user
yang terhubung dengan jaringan komputer dengan
cara user memasukan username dan password pada saat lg in ke dalam suatu
jaringan.
3 Tahapan
Autentikasi:
- Autentikasi untuk mengetahui
lokasi melalui data seperti link layer dan network layer.
- Autentikasi untuk mengetahui
proses yang sedang berjalan yang sedang terjadi pada seeion dan
presentation layer.
- Autentikasi untuk mengenal user
dan aplikasi yang digunakan (application layer).
2
2. Enskripsi = teknik pengkodean data yang berguna untuk
menjaga data atau file. (Enkripsi diperlukan untuk menjaga kerahasiaan data).
3. Virtual Private Network (VPN) = jaringan komunikasi lokal yang terhubung
melalui media jaringan. Fungsi untuk memperoleh komunikasi yang aman (private)
melalui internet.
Kriteria yang harus dipenuhi VPN :
- User Authentication, VPN harus mampu
mengklarifikasi identitas klien. VPN mampu memantau aktivitas klien
meliputi masalah waktu, kapan, dimana, dan berapa lama seorang klien
mengakses jaringan serta jenis resourse yang di aksesnya.
- Address Managenement, VPN harus dapat
mencantumkan address klien pada internet dan memastikan alamat tersebut
tetap rahasia.
- Data Encryption, data yang melewati jaringan
harus dibuat agar tidak dapat di baca oleh pihak-pihak yang tidak
berwenang.
- Key Management, harus mampu membuat dan
memperbaharui encryption key untuk server dan klien
- Multiprotocol Support, harus mampu menangani
berbagai macam protokol dalam jaringan publik seperti IP dan IPX.
4. DMZ (De-Militerized Zone) =
system untuk server yang berfungsi untuk melindungi system internal dari
serangan hacker. DMZ bekerja pada seluruh dasar pelayanan jaringan yang
membutuhkan akses terhadap jaringan. Sehingga jika ada yang mencoba melakukan
hacking terhadap server yang menggunakan system DMZ maka hacker tersebut hanya
ajan sampai hostnya.
Mengapa sistem dapat menjadi rentan?
Ketika sejumlah besar data disimpan dalam bentuk elektronik,data
tersebut rentan terhadap begitu banyak jenis ancaman daripada ketika disimpan
dalam bentuk manual. Ancaman-ancaman tersebut dapat berasal dari factor
teknis,organisasional,dan lingkungan yang di perparah oleh keputusan manajemen
yang buruk. contohnya: didalam lingkungan klien/server,kerentanan dapat terjadi
pada setiap lapisan dan di dalam komunikasi antar lapisan.pengguna pada lapisan
klien dapat menyebabkan kerusakan dengan cara melakukan kesalahan,mengakses
tanpa izin,atau secara tidak sengaja mengunduh (download) spyware dan virus.
Kegagalan
system terjadi apabilaperanti perangkat keras computer rusak,tidak di
konfigurasi dengan tepat,atau dirusak oleh penggunaan yang salah atau pelaku
krimilnal (Cyber Crime).
Beberapa alasan keamanan jaringan sangat
penting,karena:
1. Dapat menjaga informasi dari orang yang tidak
berhak mengakses.
contoh : data-data yag sifatnya pribadi (sepertinama,tempat
tanggal lahir,social security,number,agama,status perkawinan,penyakit yang
pernah diderita,nomor kartu kredit, dll).
2. Informasi tidak boleh diubah tanpa seijin pemilik
informasi
contoh: e-mail di intercept di tengah jalan,diubah
isinya,kemudian diteruskan ke alamat yang dituju.
3. Berhubungan dengan ketersediaan informasi ketika
dibutuhkan.
contoh: dimana server dikirimi permintaan (biasanya
palsu) yang bertubi-tubi atau permintaan lain atau bahkan sampai
down,hang,crash.
Ada dua elemen utama pembentuk keamanan jaringan:
1.Tembok pengaman (baik secara fisik maupun
maya),yaitu suatu cara untuk memberikan proteksi atau perlindungan pada
jaringan,baik secara fisik (kenyataan) maupun maya (menggunakan software).
2. Suatu rancangan yang nantinya akan diimplementasikan untuk melindungi jaringan agar terhindar dari berbagai ancaman dalam jaringan
Komentar
Posting Komentar